Hindari Penyakit Mata Dengan Makanan Ini

Meskipun kelihatannya memburuknya penglihatan adalah bagian penuaan yang tak terelakkan, tapi ternyata, mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan dapat mencegah atau mengatasi banyak gangguan pada mata.

Degenerasi makula terkait usia (ARMD) adalah salah satu penyebab kebutaan paling sering pada lansia. Hal tsb terjadi secara bertahap, kemunduran macula secara bertahap dan tidak menyakitkan, yaitu jaringan di bagian tengah retina. Gejala pertama yang muncul biasanya kaburnya penglihatan sentral dan kadang juga penglihatan tepi menjadi terbatas.

Katarak terjadi saat lensa, yaitu membran transparan yang memungkinkan cahaya masuk ke mata Anda, menguning. Hal ini menghambat lewatnya sinar cahaya, membuat penglihatan Anda kabur, dan buram. Ini seperti Anda melihat melalui jendela yang berembun atau berkabut. Katarak bisa muncul pada kedua mata Anda, dan kebanyakan adalah karena bertambahnya usia. Saat paruh baya, bagaimanapun juga, katarak masih kecil, jadi tidak merusak penglihatan Anda. Semakin lama, kemampuan Anda untuk melihat dengan jelas berkurang, begitu juga dengan membaca dan menyetir, terlebih saat malam, menjadi semakin sulit. Jika tidak ditangani, lensa mata Anda bisa menjadi buram, dan akhirnya buta.

Kaitan Dengan Nutrisi

Pilih buah dan sayur yang kaya akan antioksidan. Memang wortel bagus untuk mata Anda, tapi Anda akan mendapat vitamin antioksidan yang bagus untuk mata seperti A, C, dan E, lutein, zeaxanthin dari sayuran berdaun hijau gelap, jagung, dan lada merah.

Jaga berat badan seimbang. Jika tubuh Anda kelebihan bobot, hal itu bisa meningkatkan resiko Anda terkena katarak. Jalanilah pola makan yang sehat, perhatikan asupan kalori Anda, dan yang terpenting berolahragalah secara teratur.

Anda juga bisa mengonsumsi multivitamin. Sebuah studi besar menyarankan bahwa jika setiap penduduk Amerika yang memiliki resiko AMRD mengonsumsi suplemen vitamin antioksidan dan zinc, lebih dari 300,000 orang dapat menghindari kehilangan penglihatan yang selama lima tahun ke depan. Studi lainnya menunjukkan bahwa perempuan yang mengonsumsi suplemen vitamin C setidaknya 10 tahun, 77% lebih kecil kemungkinannya untuk menunjukkan tanda awal katarak dibandingkan mereka yang tidak memakai suplemen C. Lihat uraian mengenai supelemen vitamin disini: https://www.deherba.com/apakah-tubuh-anda-memang-butuh-suplemen-vitamin.html

Makan ikan setidaknya 2 kali dalam seminggu. Studi di Australia yang melibatkan lebih dari 3,500 orang dewasa menemukan bahwa memakan ikan satu sampai tiga kali sebulan dapat melindungi mereka dari ARMD.

Hindari lemak jenuh. Penelitian menunjukkan bahwa diet yang tinggi akan lemak jenuh, temasuk makanan (seperti daging merah yang berlemak, mentega, dan keju) meningkatkan resiko ARMD. Para peneliti mempunyai teori bahwa lemak jenuh dapat menyumbat arteri di retina dengan cara yang sama sehingga mereka berkontribusi terhadap aterosklerosis pada pembuluh darah yang lebih besar.

Selain Pola Makan

Lindungi mata Anda. Gunakanlah kacamata dan topi bertepi lebar untuk melindungi mata Anda dari sinar ultraviolet, yang mana dapat berkontribusi pada perkembangan masalah mata terkait usia.

Tetaplah aktif. Memiliki bobot badan yang berlebih dapat mengakibatkan penyakit ini berkembang lebih cepat. Anda dapat mengurangi resiko AMRD sebesar 54% jika Anda aktif (bahkan jalan atau berkebun pun termasuk ke dalam aktif) selama 1 sampai 2 jam per hari.

Jaga tekanan darah dan kolesterol Anda tetap rendah. Tekanan darah yang tinggi dan juga kolesterol yang tinggi dapat meningkatkan resiko terkena AMRD.

Berhenti merokok. Jika tidak, kemungkinan Anda menderita katarak akan meningkat.