Tahapan Membuat Jalan Beton

tahapan-membuat-jalan-beton

tahapan-membuat-jalan-beton

Ada Beberapa Cara untuk Mendapatkan Adukan Beton

Selain jalan yang terbuat dari aspal kini banyak jalan yang terbuat dari beton makin digemari di berbagai wilayah, padahal sebelumnya jalan aspal merupakan jalan yang paling banyak digunakan baik jalan antar propinsi, jalan antar kota maupun menuju tempat tempat wisata. Bagaimana tahapan membuat jalan beton versi : www.yourkitcar.com ini agar menghasilkan jalan yang bermutu baik dan awet digunakan. Yuk simak langkah langkahnya pada halaman ini..!!

Pertama yang harus kita ketahui adalah adukan beton yang baik terlebih dahulu. Ada 3 cara yang biasa orang lakukan untuk mendapatkan adukan beton :

  1. Mengaduk secara manual, jika cara ini yang dipilih maka komposisi yang umum dipergunakan orang untuk mengaduk beton secara manual adalah adukan 1 : 2 : 3, gunakan wadah yang sama untuk menakar setiap material, misal ember adukan beton. Komposisinya menjadi 1 ember semen, 2 ember pasir dan 3 ember split.
  2. Menggunakan beton instan, yaitu beton jadi yang didalamnya terdiri dari semen, pasir, batu split dan dikemas dalam kantong zak / karung dengan berat 50 kg. Dengan konsep just add water penggunaan beton instan sama seperti menyeduh kopi instan, kita hanya menambahkan air saja dan beton berkualitas siap digunakan. Harga beton instan bervariasi tergantung mutu beton yang dipilih. Pabrik memproduksinya mulai dari K-B0 hingga K-600, bahkan ada produk acian dan mortarnya juga untuk kebutuhan proyek.
  3. Memesan adukan beton readymix atau yang biasa orang sebut beton molen dari produsen ternama yang banyak terdapat di kota kota besar di Jabodetabek. Harga beton ready mix juga bervariasi tergantung mutu beton dan truk mixer pembawa betonnya.

 

12 Tahapan Membuat Jalan Beton

  1. Bersihkan lokasi yang akan dibuat jalan dan dicor beton.
  2. Urug dan padatkan permukaan tanah yang akan dijadikan jalan. Pengurugan bisa menggunakan batu kali bisa juga menggunakan batu gamping atau batu kapur.
  3. Lapisi permukaan tanah yang sudah dipadatkan tadi menggunakan beton dengan mutu K-B0, tunggu hingga mengeras dan kuat diberi beban baru kemudian bisa dilakukan ke tahapan selanjutnya. Atau bisa juga melapisi permukaan tanah tadi dengan lembaran plastik sebelum ke tahapan selanjutnya.
  4. Buat rangkaian tulang beton sebagai tulangannya, bisa dengan cara dirakit dilokasi tsb bisa juga beli yang sudah jadi. Pemasangan rangkaian besi yang baik adalah di tengah atau di 1/3 bagian atas dari tebal jalan.
  5. Tentukan sudut elevasi ketinggian jalan dan sesuaikan dengan kondisi lahan yang ada.
  6. Pemasangan bekesting baik dikiri maupun dikanan jalan, gunakan kayu bekesting yang kokoh dan kuat agar mampu menahan tekanan dari adukan beton saat dituang ke lokasi.
  7. Pengecoran beton bisa dilakukan setelah pekerjaan pembesian dan bekesting selesai dilakukan, tentukan mutu beton yang akan dipilih sesuai beban jalannya.
  8. Ratakan dan rojog rojog adukan beton yang sedang dituang ke lokasi cor untuk menghindari udara yang terperangkap di dalam adukan saat beton berbentuk plastis dan belum mengeras.
  9. Gunakan concrete pump atau pompa beton agar proses penuangan beton cepat selesai & lebih praktis. Harga sewa concrete pump bervariasi tergantung tipe yang disewa dan lama sewanya.
  10. Untuk menghindari terjadinya retak pada beton setelah perataan permukaan beton gunakan karung goni basah untuk menutup bagian atas permukaan beton. Usahakan pada 2 hari hingga 7 hari kedepan permukaan harus selalu lembab oleh air untuk menghambat proses hidrasi air yang bercampur oleh semen pada adukan beton.
  11. Setelah 3 hari bekesting sudah bisa dilepas.
  12. Jalan beton sebaiknya digunakan setelah 14 hari setelah proses pengecoran atau lebih amannya baru bisa digunakan setelah berumur 28 hari.

 

Semoga Tahapan Membuat Jalan Beton ini bisa bermanfaat.